Friday, December 25, 2015

Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada

Keberadaan Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada ini memang terbilang aneh dan berbeda dari salju-salju pada umumnya yang ada di dunia ini. Dimana biasanya salju berwarna putih bersih menyelimuti suatu tempat tertentu namun di pegunungan Sierra Nevada ada salju yang berwarna merah muda yang segar seperti semangkan, bahkan uniknya lagi aroma salju juga mirip dengan aroma buah semangka. Karena keunikannya tersebut banyak orang yang menyebutnya dengan salju pink rasa semangka.  Tentu kalo kita bayangkan salju itu segar seperti es serut dengan buah semangka yang mengobati rasa dahaga kita.

keunikan-duniawi.blogspot.com
Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada

Fenomena unik tersebut tepatnya berada di Pegunungan Siera Nevada, California, Amerika Serikat pada ketinggian 10-12rb kaki. Fenomena unik ini ternyata sudah ada sejak beberapa ratusan tahun lalu. Pertama kali yang menuliskan di dalam jurnalnya tentang adanya fenomena tersebut yakni seorang filsuf kuno yang sangat populer yakni Aristoteles. Namun, ketika itu belum dijelaskan apakah yang menjadi penyebab adanya fenomena alam yang unik dan menakjubkan tersebut.

Ketika sekitar tahun 1818, ada rombongan dari Inggris dengan menggunakan 4 kapal yang ingin melakukan ekspedisi di pantai Arktik dan ketika melintasi wilayah Greenland mereka melihat sesuatu yang mengalir berwarna merah dari lereng gunung salju tersebut. Kemudian sang kapten yang juga menjadi pemimpin ekspedisi tersebut yang bernama kapten Ross memerintahkan kepada anggotanya untuk melihat fenomena tersebut dan mengambil salju tersebut dijadikan sampel yang nantinya akan dilakukan penelitian di Inggris. Ketika sampai di inggris, salju pink yang dibawa tersebut telah mencair dan mirip seperti wine merah.


salju pink
Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada

Penelitian tersebut berlangsung cukup lama dan  juga tidak menemukan suatu penyebab terjadinya adanya salju yang berwarna pink. Pada awalnya sang peneliti mengira bahwa warna salju tersebut karena warna tanah tempat salju turun, namun pada penelitian selanjutnya peneliti mengubah pendapatnya dimana terjadinya warna salju tersebut dikarenakan oleh batu meteroid. Kemudian pada akhir tahun 1818, sang peneliti atau kapten Ross menerbitkan sebuh dokumen yang dilengkapi dengan hasil dari penelitian yang telah dilakukannya. Pada dokumennya juga dilampirkan hasil penelitian yang sama dari Robert Brown yang seorang ahli botani.  Robert Brown memberikan kesimpulan bahwa terjadinya warna salju pink beraroma semangka tersebut terjadi karena pengaruh ganggang yang ada di daerah pegunungan tersebut.


salju pink
Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada

Para ilmuwan pun akhirnya setuju dengan pendapat dan hasil penelitian dari Brown, bahwa warna pink pada salju tersebut terjadi karena pengaruh ganggang salju atau chlamydomanus. Dan uniknya lagi ganggang tersebut bukan berwarna merah melainkan berwarna hijau atau gangang hijau yang didalamnya terdapat pigmen karotenoid merah terang sebagai pelindung dari sinar ultraviolet matahari.

Fenomena ini biasanya akan muncul ketika musim panas tetapi suhu didaerah tersebut tetap rendah. Dan inilah yang menjadikan warna merah pada salju yakni dari ganggang yang telah mencair dan mengenai salju yang putih sehingga warna akan berubah menjadi merah muda.  Jika sedang berkungjung ke sana dan sepatu menginjak pada salju pink maka akan nampak seperti es serut yang diberi syirup rasa semangka.


keunikan-dunawi.logspot.com
Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada

Nah itulah  informasi mengenai Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada yang bisa dijadikan alternatif tempat unik yang bisa dikunjungi. Salju yang unik ini memang cukup langka dan tidak bisa ditemukan di tempat lainnya. Unik bukan? Nah jangan lupa berlangganan kami di facebook dan google + untuk mendapatkan berita-berita unik dan menarik dari keunikan-duniawi.blogspot.com serta baca juga artikel ini Desa Paling Unik dan Aneh di indonesia

Related Posts

Salju Unik Berwarna Pink di Sierra Nevada
4/ 5
Oleh